Skip to main content

7 Kesalahan yang Membuat Diamond Jewelry Kehilangan Kilau

7 Kesalahan yang Membuat Diamond Jewelry Kehilangan Kilau

Diamond dikenal sebagai salah satu material paling keras di dunia. Baik natural maupun lab-grown diamond memiliki kekerasan yang sama, sehingga sama-sama dirancang untuk dikenakan dalam jangka waktu yang sangat lama.

Namun, bukan berarti diamond bebas dari perawatan.

Seiring waktu, minyak alami dari kulit, lotion, sunscreen, hingga debu dapat menumpuk di permukaan berlian dan mengurangi kilaunya. Di sisi lain, benturan kecil yang terjadi setiap hari juga bisa memengaruhi prong atau setting yang menopang diamond.

Kabar baiknya, menjaga diamond jewelry tetap indah sebenarnya tidak rumit. Cukup dengan menghindari beberapa kebiasaan berikut.

Memakai Perhiasan Saat Mandi atau Berenang

woman swimming under water

Air memang tidak akan merusak diamond, tetapi sabun, sampo, conditioner, hingga body lotion meninggalkan lapisan tipis pada permukaan berlian. Lama-kelamaan, lapisan tersebut membuat pantulan cahaya tidak lagi maksimal sehingga diamond terlihat kusam.

Kolam renang juga sebaiknya dihindari. Kandungan klorin dapat memengaruhi kilau logam, terutama jika perhiasan dikenakan terlalu sering.

Membiasakan melepas cincin, gelang, atau kalung sebelum mandi adalah langkah sederhana yang bisa membuat perhiasan tetap berkilau lebih lama.

Menganggap Lab-Grown Diamond Tidak Perlu Dirawat

Salah satu kesalahpahaman yang paling sering ditemui adalah menganggap lab-grown diamond membutuhkan perawatan yang lebih sedikit dibanding natural diamond.

Padahal keduanya memiliki sifat fisik, kimia, dan optik yang sama. Yang membuat sebuah diamond kehilangan kilaunya bukan karena jenis berliannya, melainkan minyak, debu, kosmetik, dan aktivitas sehari-hari yang menempel pada permukaannya.

Artinya, lab-grown diamond tetap membutuhkan perawatan rutin agar kilaunya selalu terlihat maksimal.

Jarang Membersihkan Diamond Jewelry

Diamond memiliki kemampuan memantulkan cahaya dengan sangat baik. Namun ketika permukaannya tertutup minyak atau residu skincare, kilau tersebut akan berkurang secara signifikan.

Membersihkan perhiasan setiap beberapa minggu menggunakan air hangat dan sabun yang lembut sudah cukup untuk mengangkat kotoran yang menempel. Setelah itu, keringkan menggunakan kain berbahan microfiber atau kain lembut yang tidak meninggalkan serat.

Hindari menggunakan pasta gigi, baking soda, atau cairan pembersih berbahan abrasif karena dapat menggores permukaan logam pada setting.

Menyimpan Semua Perhiasan di Tempat yang Sama

Banyak orang terbiasa menyimpan seluruh koleksi perhiasan dalam satu kotak tanpa sekat. Kebiasaan ini membuat cincin, kalung, gelang, dan anting saling bergesekan sehingga meningkatkan risiko goresan pada logam maupun kusut pada rantai kalung.

Idealnya, setiap perhiasan disimpan di kompartemen yang terpisah atau di dalam pouch berbahan lembut agar kondisinya tetap terjaga.

Tetap Memakai Perhiasan Saat Berolahraga

woman exercising indoors

Meski diamond sangat keras, bukan berarti perhiasan aman dipakai untuk semua aktivitas.

Mengangkat beban, bermain tenis, yoga, hingga olahraga dengan intensitas tinggi dapat memberikan tekanan pada prong yang menopang diamond. Benturan yang terjadi berulang kali berpotensi membuat setting menjadi longgar tanpa disadari.

Selain itu, keringat dan residu dari alat olahraga juga dapat membuat perhiasan lebih cepat terlihat kusam.

Melepas perhiasan sebelum berolahraga adalah kebiasaan sederhana yang dapat membantu menjaga kondisinya dalam jangka panjang.

Langsung Memakai Perhiasan Setelah Skincare atau Sunscreen

Sunscreen, body lotion, parfum, dan makeup memang tidak merusak diamond, tetapi semuanya dapat meninggalkan lapisan pada permukaan batu maupun logam.

Agar diamond tetap memantulkan cahaya secara maksimal, biasakan memakai skincare dan parfum terlebih dahulu, lalu kenakan perhiasan sebagai langkah terakhir sebelum beraktivitas.

Tidak Pernah Melakukan Pemeriksaan Berkala

Kerusakan pada perhiasan sering kali tidak terlihat dari luar. Prong yang mulai longgar, pengait kalung yang melemah, atau setting yang bergeser biasanya baru disadari ketika diamond sudah terlepas.

Karena itu, pemeriksaan berkala tetap penting dilakukan, terutama untuk cincin yang dikenakan setiap hari seperti engagement ring atau wedding ring. Dengan pengecekan rutin, kondisi setting dapat dipastikan tetap aman sebelum muncul kerusakan yang lebih besar.

Merawat Diamond Jewelry Tidak Harus Rumit

Baik natural maupun lab-grown diamond dirancang untuk bertahan seumur hidup. Yang menentukan apakah perhiasan tetap terlihat indah bukan hanya kualitas berliannya, tetapi juga kebiasaan sehari-hari dalam merawatnya.

Membersihkan secara rutin, menyimpan dengan benar, serta melepas perhiasan saat melakukan aktivitas yang berisiko sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kilaunya selama bertahun-tahun.

Karena pada akhirnya, perhiasan terbaik bukan hanya yang indah saat pertama kali dikenakan, tetapi yang tetap bersinar dalam setiap momen yang akan datang.