Mengenal Proses di Balik Lab-Grown Diamond Sōl et Terre Dibuat

Saat mendengar istilah lab-grown diamond, sebagian orang mungkin mengira bahwa diamond ini merupakan tiruan atau memiliki kualitas yang berbeda dari diamond alami. Padahal, kenyataannya tidak demikian.
Lab-grown diamond adalah real diamond yang memiliki komposisi kimia, struktur kristal, serta karakteristik optik yang sama seperti mined diamond. Perbedaan utamanya terletak pada proses pembentukannya. Jika diamond alami terbentuk jauh di dalam bumi selama miliaran tahun, lab-grown diamond diciptakan di laboratorium dengan mereplikasi kondisi alami tersebut menggunakan teknologi modern.
Lalu, bagaimana proses pembuatannya?
Berawal dari Sebuah Diamond Seed
Perjalanan sebuah lab-grown diamond dimulai dari diamond seed, yaitu potongan kecil diamond yang berfungsi sebagai inti pertumbuhan kristal.
Diamond seed kemudian ditempatkan dalam lingkungan yang dirancang menyerupai kondisi alami pembentukan diamond di dalam bumi. Dalam proses ini, atom karbon akan menempel secara bertahap pada seed hingga membentuk lapisan demi lapisan kristal diamond.
Karena mengikuti struktur pertumbuhan yang sama seperti diamond alami, hasil akhirnya bukanlah batu sintetis atau imitasi, melainkan diamond asli dengan karakteristik yang sama.
Dua Teknologi di Balik Lab-Grown Diamond
Untuk menghasilkan lab-grown diamond berkualitas tinggi, terdapat dua metode yang umum digunakan, yaitu High Pressure High Temperature (HPHT) dan Chemical Vapor Deposition (CVD).
-
High Pressure High Temperature (HPHT)
Metode HPHT meniru proses alami pembentukan diamond di bawah permukaan bumi. Diamond seed ditempatkan dalam tekanan yang sangat tinggi dan suhu ekstrem hingga karbon berubah menjadi kristal diamond.
Teknologi ini mereplikasi kondisi yang secara alami terjadi selama miliaran tahun di dalam bumi, namun dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol.
-
Chemical Vapor Deposition (CVD)
Berbeda dengan HPHT, metode CVD menggunakan ruang vakum yang diisi gas kaya karbon. Gas tersebut kemudian dipanaskan hingga atom karbon terpisah dan secara perlahan mengendap di atas diamond seed.
Seiring waktu, lapisan karbon tersebut terus bertambah hingga membentuk sebuah diamond baru dengan struktur kristal yang sama seperti diamond alami.
Apakah Hasilnya Benar-Benar Diamond?

Ya. Baik melalui metode HPHT maupun CVD, hasil akhirnya tetap merupakan real diamond.
Lab-grown diamond memiliki komposisi kimia, kekerasan, struktur kristal, serta kilau yang sama seperti mined diamond. Bahkan, tanpa bantuan alat gemologi khusus, keduanya tidak dapat dibedakan hanya dengan melihatnya.
Perbedaannya hanya terletak pada asal pembentukannya. Diamond alami terbentuk secara alami di dalam bumi, sedangkan lab-grown diamond diciptakan melalui teknologi yang mereplikasi proses tersebut di laboratorium.
Mengapa Sōl et Terre Memilih Lab-Grown Diamond?
Di Sōl et Terre, setiap lab-grown diamond dipilih dengan standar kualitas yang tinggi untuk menghadirkan perhiasan yang tidak hanya memancarkan kilau, tetapi juga memiliki makna yang dapat menemani berbagai momen berharga.
Filosofi tersebut diwujudkan melalui koleksi yang memadukan kualitas, craftsmanship, dan desain yang timeless. Fleur Diamond Ring, misalnya, menghadirkan siluet floral yang anggun dan feminin, menjadikannya pilihan yang istimewa untuk merayakan momen spesial maupun sebagai hadiah penuh makna.

Bagi yang mencari perhiasan yang elegan untuk dikenakan sehari-hari, Floral Diamond Pendant menawarkan desain yang lembut dengan sentuhan floral yang tetap relevan melampaui tren. Sementara itu, All Around Diamond Hoop Earrings menghadirkan kilau diamond yang mengelilingi seluruh lingkar anting, menciptakan tampilan klasik yang tetap modern sehingga mudah dipadukan dalam berbagai kesempatan.
Seluruh koleksi tersebut dibuat menggunakan lab-grown diamond yang memiliki standar kualitas yang sama, sehingga setiap perhiasan tidak hanya indah dikenakan hari ini, tetapi juga dirancang untuk menjadi bagian dari cerita yang terus hidup bersama pemiliknya.
Lebih dari Sekadar Teknologi

Pada akhirnya, teknologi hanyalah cara untuk menciptakan sebuah diamond. Yang membuatnya benar-benar berharga adalah makna yang dibawanya.
Baik dipilih sebagai cincin untuk menandai komitmen, pendant sebagai hadiah penuh arti, maupun earrings yang menemani keseharian, setiap lab-grown diamond di Sōl et Terre dirancang untuk menjadi bagian dari perjalanan hidup pemiliknya.
Karena pada akhirnya, sebuah diamond bukan hanya tentang bagaimana ia dibuat, tetapi juga tentang cerita yang akan terus bersinar bersamanya.



